Sabtu, 20 Januari 2018

Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru revisi 2 2016

Written by  Published in Pengembangan Profesionalisme Selasa, 05 April 2016 00:00
Rate this item
(0 votes)

Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Berdasarkan hasil kajian pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan yang telah dilaksanakan dan kajian terhadap guru yang telah memperoleh sertifikat pendidik, mulai tahun 2016 dilaksanakan sertifikasi guru melalui Pendidikan profesi Guru (SG-PPG) untuk guru yang diangkat sejak 31 Desember 2005 sampai 31 Desember 2015. Di samping itu, masih dilaksanakan sertifikasi guru dengan pola Portofolio (PF) dan Pendidikan dan latihan Profesi guru (PLPG) bagi guru yang diangkat sebelum 31 Desember 2005.

 

Alur Sertifikasi Guru Melalui SG-PPG


Sertifikasi Guru melalui Pendidikan Profesi Guru, disajikan pada Gambar : Alur Sertifikasi Guru yang diangkat sejak 31 Desember 2005 sampai dengan 31 Desember 2015
Penjelasan alur sertifikasi guru yang disajikan pada Gambar  sebagai berikut.
a. Guru berkualifikasi akademik minimal S-1/D-IV (linearitas dengan S1 dan mapel UKG) dan memiliki skor UKG 2015 minimal 55, mengumpulkan dokumen ke dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota untuk diverifikasi sebagai persyaratan untuk mengikuti seleksi administrasi.
b. Guru yang memenuhi persyaratan administrasi mengikuti tes masuk sebagai peserta SG-PPG di LPTK. Bagi guru yang lulus
Pedoman Penetapan Peserta | 8
tes masuk SG-PPG selanjutnya mengikuti tahapan: (1) workshop tahap I, (2) Pogram Pengalaman Lapangan (PPL) tahap I, (3) workshop tahap II, dan (4) PPL tahap II. Sebelum mengikuti workhsop tahap I, guru melakukan identifikasi problematika pembelajaran di sekolah masing masing yang nanti akan di bahas dalam workshop tahap II.
c. Setiap tahapan diakhiri dengan uji kompetensi yaitu ujian tertulis 1, ujian kinerja 1, ujian tertulis 2, ujian kinerja 2, dan diakhir seluruh tahapan peserta mengikuti ujian tertulis nasional secara online.
d. Peserta yang tidak lulus setiap ujian sebagaimana dimaksud pada huruf c, dapat mengulang sebanyak dua kali. Jika tidak lulus pada ujian ulang kedua, peserta dikembalikan ke dinas pendidikan untuk mendapatkan pembinaan dalam rangka pengembangan diri.
e. Peserta yang tidak lulus ujian tertulis nasional ulang kedua dapat mengikuti ujian tertulis nasional pada periode berikutnya sampai masa studinya berakhir (3 tahun).
f. Peserta yang lulus uji kompetensi SG-PPG berhak mendapat sertifikat pendidik.

 

* nama-nama peserta sudah bisa dilihat di tiap Dinas pendidikan Kabupaten/kota.

* buku pedoman penetapan sertifikasi guru 2016

Read 576 times Last modified on Rabu, 13 April 2016 08:35